BPOLBF Apresiasi Pembukaan Rute Wings Air Makassar–Labuan Bajo, Dorong Pertumbuhan Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Labuan Bajo, 19 Juli 2026 – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menghadiri kegiatan Penyambutan Penerbangan Perdana (Inaugural Flight) Wings Air rute Makassar (UPG) – Labuan Bajo (LBJ) yang berlangsung di Bandara Internasional Komodo, Minggu (19/7). Kehadiran rute baru ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas udara menuju Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi wisatawan dari kawasan Indonesia Timur.
Acara penyambutan dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai Barat, perwakilan Bandara Internasional Komodo, Area Manager Lion Group Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, Corporate Communications Strategic Lion Air Group, unsur TNI AU, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Manggarai Barat, serta asosiasi pelaku pariwisata seperti ASITA Manggarai Barat dan Dive Operators Community of Komodo (DOCK).
Penerbangan perdana Wings Air dengan nomor penerbangan IW-1910 lepas landas dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada pukul 10.55 WITA dan tiba di Bandara Internasional Komodo pada pukul 12.25 WITA, dengan mengangkut 58 penumpang. Selanjutnya, penerbangan kembali dari Labuan Bajo menuju Makassar dijadwalkan berangkat pukul 12.50 WITA dan tiba pukul 14.30 WITA.
Rute Makassar–Labuan Bajo akan dilayani empat kali dalam seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, sehingga diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat, memperluas jaringan konektivitas antardaerah, serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan Flores.
Mewakili Bupati Manggarai Barat, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat, Petrus Antonius Rasyid, menyampaikan apresiasi kepada Lion Air Group atas komitmennya membuka jalur penerbangan baru menuju Labuan Bajo.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Lion Air Group atas dibukanya rute Makassar–Labuan Bajo yang akan beroperasi empat kali dalam seminggu. Kehadiran rute ini merupakan terobosan penting yang memperkuat konektivitas Labuan Bajo dengan kawasan Indonesia Timur. Kami optimistis akses ini akan membuka peluang lebih besar bagi wisatawan dari Sulawesi, Maluku, dan wilayah sekitarnya untuk menikmati keindahan Labuan Bajo dan Flores. Kami juga berharap ke depan semakin banyak rute baru yang dibuka menuju destinasi-destinasi lain di Nusa Tenggara Timur”, ucap Peter.
Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menyampaikan bahwa peningkatan konektivitas merupakan salah satu fondasi utama dalam memperkuat daya saing destinasi. Menurutnya, pembukaan rute baru ini bukan sekadar menambah frekuensi penerbangan, tetapi juga memperluas peluang distribusi wisatawan ke berbagai destinasi di kawasan Floratama.
“BPOLBF menyambut baik hadirnya penerbangan langsung Wings Air rute Makassar–Labuan Bajo sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat konektivitas menuju Destinasi Pariwisata Super Prioritas Labuan Bajo. Konektivitas yang semakin baik akan mempermudah mobilitas wisatawan, memperluas pasar pariwisata dari kawasan Indonesia Timur, sekaligus mendorong distribusi wisatawan ke berbagai destinasi di Flores dan sekitarnya. Kami berharap kolaborasi antara pemerintah, maskapai penerbangan, dan seluruh pelaku industri pariwisata terus diperkuat agar Labuan Bajo semakin mudah dijangkau, semakin kompetitif, dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat”, ucap Andhy.
BPOLBF memandang peningkatan aksesibilitas melalui jalur udara sebagai salah satu strategi penting dalam mendukung target pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo dan kawasan Floratama. Dengan bertambahnya pilihan rute penerbangan, wisatawan memiliki alternatif perjalanan yang lebih efisien, sementara pelaku industri pariwisata memperoleh peluang untuk mengembangkan paket wisata yang lebih beragam dan menjangkau pasar baru.
Melalui sinergi antara pemerintah, maskapai penerbangan, pengelola bandara, dan pelaku industri pariwisata, BPOLBF optimistis penguatan konektivitas udara akan semakin memperkuat posisi Labuan Bajo sebagai pintu gerbang pariwisata Flores sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
— Engel Vione
IT Support Specialist & Public Communication Officer
Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF)
Pos-pos Terbaru
Topic
Search