A Day of Ideas, Passion, and Collaboration in Floratama (Plus) Destination Leadership Program (FDLP) 2025
Floratama (Plus) Destination Leadership Program (FDLP) adalah salah satu dari program flagship initiatives BPOLBF yagn didesain untuk Memperkuat kepemimpinan dalam pengembangan destinasi wisata di Flores, Alor, Lembata, dan Bima. Tujuannya sederhana namun ampuh: membekali aktor lokal—komunitas, pemerintah, industri kreatif, dan praktisi pariwisata—dengan pola pikir dan keterampilan untuk memimpin perubahan di destinasi mereka sendiri.
Manfaatnya? Banyak. FDLP mendorong kolaborasi, mempertajam kapasitas kepemimpinan, dan memicu ide-ide inovatif yang dapat diwujudkan menjadi dampak nyata di lapangan. Singkatnya, ini tentang membangun masa depan destinasi kita, bukan hanya untuk wisatawan, tetapi juga untuk komunitas yang menyebut tempat-tempat ini sebagai rumah mereka.
Dan pada tanggal 27 Agustus 2025, saya mendapat kehormatan untuk menjadi bagian dari salah satu sesi paling menariknya: Presentasi Rencana Proyek.
Ini bukan sekadar pertemuan daring biasa—ini adalah ruang Zoom yang energik di mana para praktisi pariwisata yang bersemangat mempresentasikan ide-ide mereka, mempertahankan visi mereka, dan menerima umpan balik dengan hati terbuka. Sebagai fasilitator, peran saya adalah untuk memandu alur presentasi dan diskusi, tetapi sebenarnya, saya akhirnya belajar dan terinspirasi sama seperti para peserta itu sendiri.
Setiap kelompok hanya memiliki waktu 10 menit untuk presentasi, tetapi dalam menit-menit berharga itu, mereka mencurahkan semangat, penelitian, dan harapan untuk komunitas mereka. Inilah yang kami simak:
Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata)
Fokus mereka jelas: “Meningkatkan Kepemimpinan Destinasi Pariwisata melalui Pengembangan Sumber Daya Manusia & Infrastruktur”. Ini adalah pengingat bahwa seindah apa pun suatu destinasi, orang-orang dan fasilitasnyalah yang merupakan tulang punggung sebenarnya. Ketika penduduk lokal berkembang, destinasi tersebut akan maju.
Dinas Pariwisata Nagekeo
Mereka membawa kita lebih dalam ke dalam tradisi melalui sebuah presentasi tentang “Makna Simbolis Ritual Pengikiran Gigi dalam Komunitas Boawae”. Ini lebih dari sekadar ritual—ini adalah kisah tentang identitas, ketahanan, dan kebanggaan budaya. Warisan hidup yang, jika diceritakan dengan baik, dapat menarik pengunjung sekaligus tetap setia pada makna sakralnya.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Manggarai Timur
Melaui “Padang Mausui: Kolaborasi Alam, Tradisi, dan Budaya”, Mereka melukiskan gambaran yang jelas tentang bagaimana lanskap dan nilai-nilai budaya saling beririsan. Gagasan mereka memposisikan Padang Mausui bukan hanya sebagai destinasi fisik, tetapi sebagai titik pertemuan antara generasi, tradisi, dan alam.
Ekraf NTT
Sesi tersebut diakhiri dengan energi muda yang penuh semangat melalui ide “Ende Creative Culture (EC2)”. Fokus mereka? Membangun destinasi melalui budaya, komunitas, dan generasi muda. Pendekatan ini dinamis, menyegarkan, dan persis seperti pendekatan berwawasan ke depan yang dibutuhkan pariwisata agar tetap hidup dan relevan.
Untuk membuat sesi ini lebih bermakna, dua coach turut memberikan tanggapan dan saran masukkan—
- Dr. Phil., Ir. Rino Wicaksono, ST, MAUD, MURP, IPU, ASEAN Eng., IAP (Dosen Program Studi Arsitektur dan Program Studi Perencanaan Kota dan Wilayah, Institut Teknologi Indonesia)
- Dr. Amelda Pramezwary A. Par., M.M., CHE (Kepala Program Studi Manajemen Perhotelan, Universitas Pelita Harapan)
—Para coach memberikan umpan balik yang tajam namun tetap memberi semangat. Mereka mendorong para peserta untuk berpikir lebih kritis sambil merayakan kreativitas dan kepemimpinan yang telah mereka tunjukkan.

Bagi saya, sesi ini lebih dari sekadar presentasi dan PowerPoint. Ini tentang menyaksikan masa depan pariwisata Flores dan NTT dibayangkan, dirancang, dan dimiliki oleh orang-orang yang menjalaninya setiap hari.
Dan itulah keajaiban FDLP—menciptakan ruang aman di mana ide bertemu kolaborasi, dan di mana para pemimpin lokal melangkah maju dengan keberanian dan visi.
—
Engel Vione
IT Support & Staf Komunikasi Publik
Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores
Kementerian Pariwisata Republik Indonesia
Pos-pos Terbaru
Topic
Search
Mari Berkolaborasi!
Saya bukanlah orang terbaik yang pernah Anda temui, tapi Anda dapat mengandalkan saya untuk menyelesaikan permasalahan Anda. Sound fair enough right?