engelvione.com

LBFTA Initiates Tourism Discussion to Strengthen Governance and Sustainable Destination Management in Labuan Bajo

BPOLBF Menginisiasi Diskusi Antar Pelaku Usaha Pariwisata untuk Memperkuat Tata Kelola dan Manajemen Destinasi Berkelanjutan di Labuan Bajo

Labuan Bajo, 29 Januari 2026Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menyelenggarakan Forum Diskusi Pariwisata pada hari Rabu, 29 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat koordinasi, tata kelola, dan keberlanjutan dalam ekosistem pariwisata Labuan Bajo dan Manggarai Barat.

Diskusi dipimpin oleh Andhy MT Marpaung, Pelaksana Tugas Direktur Utama LBFTA, yang menyoroti beberapa isu strategis yang saat ini membentuk pengembangan pariwisata di wilayah tersebut. Beliau mencatat bahwa kunjungan wisatawan kumulatif ke Taman Nasional Komodo dan destinasi lain di Manggarai Barat telah mencapai sekitar 500.000 kunjungan, yang menggarisbawahi pentingnya manajemen destinasi yang efektif.

Di antara kekhawatiran utama yang diangkat adalah isu-isu terkait gastronomi pariwisata, khususnya harga makanan dan minuman yang relatif tinggi, serta peran influencer dalam membentuk sentimen positif dan negatif yang secara langsung berdampak pada branding destinasi dan persepsi publik.

Ketua Sekretariat Bersama Asosiasi Pariwisata Manggarai Barat, Aloysius Suhartim Karya, menekankan bahwa Labuan Bajo sebelumnya menghadapi tantangan terkait salah kelola pariwisata. Untuk mengatasi kesenjangan ini, pembentukan Sekretariat Bersama diinisiasi sebagai platform kolaborasi antar asosiasi pariwisata, dengan dukungan kuat dari Pemerintah Daerah Manggarai Barat, termasuk penyediaan gedung sekretariat khusus yang merupakan aset daerah.

Ia juga menyoroti pelajaran penting yang dipetik dari insiden terkait pariwisata di masa lalu, termasuk tenggelamnya kapal wisata yang mengakibatkan kerugian finansial signifikan hingga miliaran rupiah. Menurutnya, peristiwa-peristiwa ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan pelatihan mitigasi bencana pariwisata, mekanisme pembatalan yang lebih jelas selama situasi force majeure, dan koordinasi yang lebih kuat ketika peringatan cuaca atau penutupan dikeluarkan oleh BMKG, yang seringkali berdampak pada wisatawan dan operator perjalanan.

Wawasan lebih lanjut disampaikan oleh Haris Manggala, Sekretaris Sekretariat Bersama, yang menjelaskan bahwa SekBer diprakarsai oleh Sekretaris Daerah Manggarai Barat dan diresmikan secara resmi oleh Bupati. Salah satu tujuannya adalah untuk mengintegrasikan agen perjalanan dan operator tur dengan sistem registrasi online Taman Nasional Komodo, SiOra. Namun, ia mencatat bahwa sifat akses terbuka SiOra saat ini menimbulkan tantangan dalam memilih operator perjalanan yang terpercaya dan terverifikasi.

Masalah tambahan yang dibahas termasuk manajemen pasokan bahan bakar selama musim ramai dan kebutuhan akan sistem informasi pariwisata satu pintu, seperti Tourist Information Center (TIC), untuk memberikan informasi yang akurat dan terverifikasi serta menangkal narasi yang menyesatkan. Ia menegaskan bahwa semua asosiasi pariwisata di Labuan Bajo-Manggarai Barat kini tergabung di bawah Sekretariat Bersama.

Mewakili Asosiasi P3KOM, Ketua Marsel menyampaikan apresiasi atas inisiatif lingkungan yang sedang berlangsung seperti kegiatan beach clean-up oleh BPOLBF. Ia juga mendorong BPOLBF untuk lebih memperkuat branding destinasi dengan mempromosikan pariwisata berbasis darat sebagai pilihan alternatif dan pelengkap bagi pariwisata bahari.

Melalui forum diskusi ini, BPOLBF menegaskan kembali komitmennya untuk mendorong dialog inklusif dengan para pemangku kepentingan pariwisata, memperkuat koordinasi kelembagaan, dan mempromosikan destinasi pariwisata yang lebih tangguh, beragam, dan berkelanjutan di Labuan Bajo Flores.

Engel Vione
IT Support & Staf Komunikasi Publik
Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores
Kementerian Pariwisata Republik Indonesia

Share my story!

Mari Berkolaborasi!

Saya bukanlah orang terbaik yang pernah Anda temui, tapi Anda dapat mengandalkan saya untuk menyelesaikan permasalahan Anda. Sound fair enough right?